Eye and Face Protection

Why Eye and Face Protection is Important (Mengapa Perlindungan Mata dan Wajah Merupakan Hal Penting)?

Thousands of people are blinded each year from work related eye injuries. Injuries that could have been prevented, if only people would have used eye or face protection. (Ribuan orang menjadi buta setiap tahun akibat cidera mata yang terjadi berhubungan dengan pekerjaan).

 

The Delicate Structure of the Eye (Struktur Halus pada Mata)

Your eyes are very delicate. You can think of them as the color television cameras for your brain. Like a camera, your eyes include (Mata anda sangat halus. Mata adalah ibarat sebagai kamera TV warna untuk otak. Seperti kamera, mata mempunyai:

  • A lens that focuses light (sebuah lensa yang mengatur focus cahaya);
  • An iris that controls the amount of light that enters the eye (sebuah selaput yang mengendalikan jumlah cahaya yang masuk ke mata);
  • Receptors that “pick up” the image of what you see, and (reseptor yang mengambil bayangan benda yang dilihat, dan);
  • An optic nerve that serves as “cable” to transmit information from the receptors in your eyes to your brain (sebuah saraf otptik yang berfungsi sebagai kabel utuk mengantar informasi dari reseptor di mata menuju ke otak).

Unlike a television camera is made of plastic and metal, your eyes is made of soft tissue and blood vessels. Damage your eyes, and you have big trouble. Trouble that is often permanent. (Tidak seperti kamera televisi yang terbuat dari plastik dan metal, mata terbuat dari jaringan lembut dan pembuluh darah. Mata rusak, maka berarti masalah besar. Masalah yang biasanya permanen). 

What Types of Accidents Cause Eye Injuries (Jenis Kecelakaan Apa yang Menyebabkan Cidera Mata)?

 The major types of accidents that cause blindness include (Jenis kecelakaan utama yang menyebabkan kebutaan termasuk):

  • Objects striking the eyes (Objek menusuk mata);
  • Contact with chemicals and other hazardous materials (kena zat kimia atau material bahaya lainnya);
  • Being struck by swinging objects such as chains and ropes; and (kena hamtam objek mengayun misal rantai dan tali, dan)
  • Viewing radiant energy sources such as welding operations or lasers (melihat sumber energi radian seperti las dan laser).

Potential Hazards

 

Dust, Powders, Fumes, and Mists (Debu, Bubuk, Asap, Uap)

Small particles of matter can enter your eyes and damage them. Operations such as grinding, chiseling, sanding, hammering, and spraying can create small airborne particles; particles that can injure your eyes. (Partikel-partikel kecil bisa masuk ke mata dan merusaknya. Pekerjaan seperti menggerinda, memahat, mengampelas, menempa, menyemprot bisa menyebabkan partikel kecil larut udara; partikel yang bisa menciderai mata).

Toxic Gases, Vapors, and Liquids (Gas, Uap, dan Cairan Racun)

Toxic chemicals in the form of gases, vapors, and liquids can damage your eyes. Always read the appropriate MSDS before working with any hazardous material. (Racun kimia dalam wujud gas, uap, dan cairan bisa merusak mata. Baca selalu MSDS, Material Safety Data Sheet, sebelum mulai bekerja dengan material berbahaya).

NOTE: Some manufacturing process produce hazardous gases, vapors and liquids. Always check with your supervisor or safety manager to learn the type of eye or face protection you will need to use in order to work safely. (CATATAN: Beberapa proses manufaktur menghasilkan gas, uap, dan cairan berbahaya. Cek selalu dengan supervisor atau safety manager untuk mempelajari jenis perlindungan mata atau wajah yang perlu anda gunakan untuk bekerja secara selamat).

 

Flying Objects or Particles (Partikel atau Objek Layang)

Operation such as grinding, chiseling, sanding, and hammering often create flying objects or particles that can damage your eyes.  (Pekerjaan seperti menggerinda, memahat, mengampelas, dan menempa sering menimbulkan partikel atau objek layang yang bisa merusak mata).

Large Objects (Objek Besar)

Large objects such as (Objek besar seperti):

  1. Swinging chains, cables and ropes (rantai, sling, dan tambang mengayun);’
  2. Tools that are thrown or fall (Perkakas yang dilemparkan atau jatuh);
  3. Any sharp objects such as knives, scissors, pencils, etc.; and (benda tajam seperti pisau, gunting, pensil, dll.; dan)
  4. Walking or falling into obstructions can damage your eyes or face (berjalan atau jatuh ke hambatan bisa merusak mata atau wajah).

Molten Metals (Metal Cair)

Operations which involve or produce molten metals, if splashed, splattered, or dripped into the eyes, cause severe burns and tissue damage. (Pekerjaan yang melibatkan atau menghasilkan metal cair, bila memercik, menyiprat, atau menetes ke dalam mata, menyebabkan luka bakar dan kerusakan jaringan serius).  

Electrical Hazards (Bahaya Listrik)

Any time you work around electricity, there is the potential for arcs and sparks to occur. Take time to talk with your supervisor or safety manager concerning the type of eye protection you should wear if you will be working around electrical hazards. (Setiap kali bekerja di sekitar listrik, ada potensi munculnya pancaran dan percikan. Luangkan waktu untuk bicara dengan supervisor atau safety manager mengenai jenis perlindungan mata yang harus digunakan jika bekerja di sekitar bahaya listrik).

Thermal and Radiation Hazards (Bahaya Suhu dan Radiasi)

Operation such as welding, metal cutting, and working around furnaces can expose your eyes to heat, glare, ultraviolet, and infrared radiation. Check with your supervisor or safety manager to learn the specific type of eye protection you will need to use during these types of operations. (Pekerjaan seperti welding, metal cutting, dan bekerja di sekitar tungku bakar bisa membuat mata terpapar radiasi panas, silau, ultraviolet, dan infra-merah. Cek kepada supervisor atau safety manager untuk mempelajari jenis pelindung mata yang spesifik yang perlu dipakai selama pekerjaan ini).

Lasers (Laser)

Laser beams present a new hazard in some workplaces. Because there are different types of lasers, check with your supervisor or safety manager to determine the type of eye protection you need to use while working with lasers. (Sinar laser membawa potensi bahaya baru di beberapa tempat kerja. Karena ada beberapa jenis laser, cek kepada supervisor atau safety manager untuk menentukan jenis perlindungan mata yang perlu digunakan ketika bekerja dengan laser).

Protective Measures (Tindakan Pencegahan)

 

Machine Guards (Garda Mesin)

Many types of machines such as lathes, grinders, and sanders are equipped with guards, shields and screens. Always make sure that guards, shields, and screens are in place and in good working order before using these types of machines. And, don’t forget to wear eye protection. (Berbagai jenis mesin seperti mesin bubut, grinda, dan ampelas dilengkapi dengan garda, perisai, dan tirai. Pastikan selalu garda, perisai, dan tirai terpasang dalam kondisi baik sebelum menggunakan mesin tersebut. Dan, jangan lupa memakai pelindung mata).

 

Work Area Barriers (Pembatas Area Kerja)

Operations such as sanding, grinding, welding, and lathe operations produce dust, vapors, and flying particles. To protect other workers, work area barriers such as movable screens and barriers should be set up to separate workers and bystanders from hazardous operations. (Pekerjaan seperti mengampelas, menggerinda, mengelas, dan pekerjaan bubut menghasilkan debu, uap, dan particle layang. Untuk melindungi para pekerja lain, pembatas area kerja seperti tirai dan pembatas ringan harus dipasang untuk memisahkan para pekerja dengan pengamat dari pekerjaan berbahaya).

Ventilation (Ventilasi)

Operation which use or produce vapors, gases, mists, dusts, powders, and other airborne particles should be ventilated. Ventilation, along with damping systems, can significantly reduce the amount of airborne particles that could be hazardous to your eyes. (Pekerjaan yang menggunakan atau menghasilkan uap, gas, kabut, bubuk, dan partikel larut udara lainnya harus diventilasi. Ventilasi, bersama dengan “damping system”, dapat mengurangi secara signifikan jumlah partikel larut udara yang bisa membahayakan mata).

Lighting (Penerangan)

Good lighting is important in work areas. Good lighting reduces eye strain and glare. It also promotes both safety and improved productivity. (Penerangan yang baik sangat penting di tempat kerja. Penerangan yang baik mengurangi mata tegang dan silau. Penerangan yang baik juga mempromosikan keselamatan sekaligus peningkatan produktifitas).

Sign and Warnings (Rambu and Peringatan)

Obstruction and protruding objects should be indentified and marked. Use caution when working around obstructions and protruding objects. (Hambatan dan benda-benda mencuat harus diidentifikasi dan diberi tanda. Pasang rambu Peringatan ketika bekerja di sekitar hambatan dan benda-benda mencuat).

Eyewash Stations (Tempat Cuci Mata Darurat)

Eyewash stations should be located within 100 feet of your work area. If you accidentally get something in your eyes, go directly to the eyewash station and flush your eyes with water for 15 minutes. Be sure to hold your eyes open with your finger and “look” directly into the water stream. DO NOT RUB YOUR EYES! Rubbing your eyes may scratch or embed particles into your eyes. Once you have flushed your eyes with water, seek medical attention immediately. (Tempat cuci mata darurat harus ditempatkan sejarak 100 feet (30 meter) dari tempat kerja. Bila ada yang masuk ke mata anda tanpa sengaja, segera ke tempat cuci mata darurat dan siram mata anda dengan air selama 15 menit. Pastikan buka mata anda dan tahan dengan jari dan lihat langsung kea rah aliran air. JANGAN MENGGOSOK MATA! Menggosok mata bisa membuat mata tergores atau partikel menancap ke    

CAUTION: Some chemicals are water reactive and become toxic when mixed with water. Talk with your supervisor or safety manager about the chemicals you will be using on your job. Be familiar with the MSDSs for all chemicals used in your job. (PERINGATAN: Beberapa zat kimia bersifat reaktif terhadap air dan menjadi racun ketika bercampur air. Tanyakan pada supervisor atau safety manager tentang zat kimia yang akan dipakai untuk bekerja. Kenali MSDS untuk zat kimia yang digunakan untuk bekerja).

Safe Work Practices (Pelaksanaan Kerja Selamat)

As you work (Saat bekerja):

  • Read and follow warnings and precautions that may be found on equipment and hazardous materials (baca dan ikuti peringatan dan pencegahan yang mungkin ditemukan pada peralatan, dan material berbahaya);
  • Do not throw tools or participate in horseplay (Jangan melemparkan perkakas atau berpartisipasi ;
  • Keep sharp or pointed objects away from your eyes; and (Jauhkan barang-barang tajam dari mata);
  • Follow your superior’s or safety manger’s suggestion and recommendations for working safely (Ikuti saran dan rekomendasi dari supervisor atau safety manager supaya bisa bekerja secara selamat).

Personal Protective Equipment (Alat Pelindung Diri)

 

Safety Glasses (Kacamata Keselamatan)

Safety glasses are perhaps the most widely used type of eye protection. While they may look similar to regular glasses, they are much stronger and more resistant to impact and heat than regular glasses. In addition, most safely glasses are equipped with side shields that give you protection from hazards that may not be directly in front of you. Both prescription and nonprescription safety glasses are available. In addition, a wide variety of lens coating are available for special work situations. Safety glasses should be Z-87 approved to meet OSHA regulations. (Kacamata keselamatan mungkin adalah jenis pelindung mata yang paling banyak digunakan. Walaupun terlihat mirip dengan kacamata biasa, kacamata keselamatan lebih kuat dan lebih tahan terhadap benturan dan suhu tinggi disbanding kacamata biasa. Di tambah lagi, kebanyakan kacamata keselamatan dilengkapi dengan perisai samping yang memberikan perlindungan terhadap bahaya yang tidak langsung dari depan. Kacamata keselamatan dengan resep ataupun tanpa resep kedua-duanya tersedia. Sebagai tambahan, untuk situasi-situasi kerja khusus, tersedia berbagai jenis pelapis lensa. Kacamata keselamatan harus memenuhi Z-87 agar sesuai dengan peraturan OSHA).    

Goggles

Goggles give you more protection than safety glasses because they fit closer to your face. Because goggles surround the eye area, they give you more protection in situation where you might encounter splashing liquids, fumes, vapors, powders, dusts, and mists. Different types of goggles are available. They must indicate that they are chemical splash goggles to be worn for that purpose. ( Google memberikan perlindungan lebih dibandingkan dengan kacamata karena goggle lebih pas menempel pada wajah. Karena goggle menutupi keliling area mata, ia memberikan perlindungan lebih baik pada saat terjadi cipratan cairan, uap, asap, bubuk, debu, dan kabut. Ada berbagai jenis goggle. Goggle harus berisi indikasi mampu menahan cipratan kimia bila ingin dipakai pada pekerjaan tersebut).

Face Shield

Face shield offer you full face protection and are often used around operation which expose you to molten metal, chemical splashes, or fling particles. Many face shields can be used while wearing a hard hat. (Face shield memberikan perlindungan seluruh wajah dan sering digunakan pada pekerjaan yang membuat anda terpapar metal cair, percikan kimia, atau partikel layang. Banyak jenis face shield yang bisa digunakan saat memakai helm).  

NOTE: You should always wear safety glasses or goggles when using a face shield for added protection. Face shield alone are not considered adequate eye protection. (CATATAN: Anda harus selalu menggunakan kacamata keselamatan atau goggle saat menggunakan face shield sebagai perlindungan tambahan. Hanya memakai face shield dianggao tidak cukup untuk perlindungan mata).

Welding Helmets (Helm Las)

Welding helmets provides both face and eye protection. Welding helmets use special absorptive lenses that filter the intense light and radiant energy that is produced during welding operations. As with face shields, safety glasses or goggles should be worn when using a welding helmet. (Helm las memberikan perlindungan pada mata dan wajah sekaligus. Helm las menggunakan lensa absortif khusus yang menyaring cahaya tajam dan energi radian yang dihasilkan selama pekerjaan las. Sebagaimana halnya face shield, kacamata keselamatan atau goggle harus dipakai selama menggunakan helm las).

Absorptive Lenses (Lensa Serap)

Though you may not be a welder, a wide variety of absorptive lenses are available for use in safety glasses and goggles. These absorptive lenses offer additional protection if you must work where there is bright light or glare. (Walaupun anda bukan welder, berbagai jenis lensa absorptif tersedia untuk digunakan pada kacamata keselamatan atau goggle. Lensa serap ini menawarkan perlindungan tambahan bila anda bekerja di tempat yang ada sinar terang dan silau).

Contact Lenses

If you wear contacts, keep the following safety tips in mind (Bila anda menggunakan lensa kontak, ingat tip-tip berikut):

  • You may not wear contacts while using a full face respirator (Anda tidak boleh menggunakan lensa kontak ketika menggunakan full face respirator);
  • Wear you contact with caution if you work in areas where you might be exposed to fumes, dusts, powders, vapors, chemical splashes, molten metal, or intense heat, light or glare (Pakai lensa kontak secara hati-hati bila bekerja di area di mana bisa terkena asap, debu, bubuk, uap, percikan kimia, metal cair, atau panas tinggi, sinar terang atau silau) .
  • If you get anything under your contacts, take time remove and clean them. Follow your eyes doctor’s instructions for cleaning and caring for your contacts (Bila ada sesuatu di bawah lensa kontak, luangkan waktu untuk membersihkannya. Ikuti instruksi dokter mata anda dalam membersihkan dan merawat lensa kontak).
  • Some chemical can react with contacts and cause  permanent injury (Beberapa zat kimia dapat bereaksi dengan lensa kontak dan menyebabkan cidera permanen).
  • It is wise to keep an extra pair of contacts or a pair of glasses handy in case you should loose or damage one of your contacts while you are working (Merupakan hal baik untuk membawa sepasang lensa kontak atau kaca mata cadangan yang akan berguna jika sewaktu waktu lensa kontak hilang atau rusak ketika bekerja).

Care of Eye Protection Equipment (Perawatan Alat Pelindung Mata)

  • Clean your eye protection equipment. You can usually use mild soap and water. You may also use special wipes that are designed for cleaning protective eye equipment. Never use abrasive soaps, rough paper, or cloth towels. These items will scratch and damage your equipment. (Bersihkan alat pelindung mata anda. Anda bisa memakai air dan sabun biasa. Anda juga boleh menggunakan lap khusus yang dirancang untuk membersihkan alat pelindung mata. Jangan menggunakan sabun kasar, kertas kasar, atau kain handuk. Barang-barang tersebut akan menggores dan merusak alat anda).
  • Always keep your eye protection equipment in good working condition. If it is damaged, have it repaired or replaced (Jaga alat pelindung mata anda selalu dalam kondisi baik. Bila rusak, segera perbaiki atau ganti).
  • Store your eye protection equipment in a sanitary, cool, dry area away from moisture (Simpan alat pelindung mata anda di tempat bersih, keringm dan bebas dari lembab).
  • Read the manufacturer’s directions and warnings before using any eye protection equipments (Baca petunjuk dan Peringatan dari manufaktur sebelum memakai alat pelindung mata).
  • If you have any question concerning your eye protection equipment, talk with your supervisor or safety manager (Bila ada pertanyaan berkenaan dengan alat pelindung mata anda, bicaralah dengan supervisor atau safetu manager).

 

 Vision Exam (Uji Penglihatan)

 Let’s face it. You only have two eyes, and they must last you a lifetime. (Mari hadapi kenyataan ini. Anda hanya punya dua mata yang digunakan untuk seumur hidup).

As you age, your eyes will change. The change can affect your safety at work and at home. So, it’s a good idea to take a little time each year for a vision exam. (Seiring bertambah umur, mata anda akan berubah. Perubahan ini bisa berakibat pada keselamatan anda di tempat kerja dan di rumah. Karena itu, merupakan ide yang baik untuk meluangkan waktu setiap tahun untuk menguji pengelihatan anda).

Source: http://www.free-training.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s